Ekonomi Sultra

Berita Ekonomi Sulawesi Tenggara

Bantu Perekonomian Masyarakat, Guru di Konkep Saran PT GKP Buat Pelatihan SDM

2 min read
Rizka Wardani, telah mengabdi selama 9 tahun sebagai guru di Pulau Wawonii

Rizka Wardani, telah mengabdi selama 9 tahun sebagai guru di Pulau Wawonii

Kehadiran PT Gema Kreasi Perdana (GKP) di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dianggap dapat memberikan solusi bagi perkembangan ekonomi dan pendidikan masyarakat setempat. Mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi dan pendidikan juga jadi berkembang.

Salah satu guru SD Negeri 6 Wawonii, Sultra, Rizka Wardani membenarkan hal itu. Menurut dia, sebelum ada PT GKP, akses jalan untuk sampai ke tempat ia mengajar di Desa Mosolo, saat itu tidak bisa ditempuh dengan jalan kaki, harus naik motor trail, dan diperlukan waktu sekitar 4 – 5 jam untuk menempuh perjalanan dari rumah hingga sekolah tempat beliau mengajar.

“Akan tetapi, saat ini akses jalan antar desa menjadi lebih mudah dan layak. Banyak penyesuaian infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah daerah dan di beberapa titik lokasi dibantu juga oleh perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Pulau Wawonii, PT Gema Kreasi Perdana untuk mempermudah mobilitas warga, termasuk melancarkan aktivitas ekonomi dan pendidikan di sana,”kata Rizka Wardani, melalui keterangan resminya, Selasa (29/11/20222).

“Alhamdulillah sekarang dari Roko-roko ke Mosolo jalan sudah lumayan bagus, kita bisa tempuh selama 15-30 menitan”, tambah Rizka.

Rizka yang telah 9 tahun mengabdi sebagai guru di Pulau Wawonii itu juga menilai jika untuk mencapai kesuksesan terkadang butuh adanya intervensi pihak luar. Menurutnya, keberadaan Pemerintah Daerah Konawe Kepulauan dan perusahaan tambang di Roko-roko sangat membantu masyarakat. Salah satunya juga turut mengakselerasi proses belajar-mengajar karena memberikan pandangan baru dalam kurikulum pendidikan yang sudah lama kurang berkembang di sana. Serta mendorong inovasi pendidikan di sekolahnya, program kolaborasi pun dicetuskan dengan perusahaan tambang.

‘Sebagai contoh, pada saat peringatan Hari Lingkungan Hidup dan juga Hari Anak Nasional, seluruh stakeholder pendidikan dilibatkan untuk memberikan kontribusi. Mereka merasa terbantu dengan adanya kerja sama tersebut,”ujarnya.

Rizka optimis, PT Gema Kreasi Perdana mampu dan berkompeten dalam memfasilitasi pelatihan, serta pengembangan para guru di sekolah-sekolah Wawonii Tenggara, khususnya yang dirasa masih kurang. Sehingga, fokus pengembangan sumber daya manusia di aspek pendidikan dapat menyeluruh.

“Guru-guru di sini sangat membutuhkan pelatihan dan pengembangan mengajar, bisa dibuatkan workshop atau misalnya di sini belum ada guru Bahasa Inggris, dari perusahaan bisa meluangkan waktu untuk memberikan pelajaran tersebut dengan sukarela. Ajaklah guru-guru di lingkar tambang untuk studi banding agar mampu mengembangkan profesinya sebagai guru”, harap Rizka.

“Tentu saja ini menjadi masukan yang sangat besar bagi PT Gema Kreasi Perdana untuk mengembangkan pendidikan di lingkungan sekitar tambang,” tutup Rizka.

Sumber: Indo Sultra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *